Bulan: Oktober 2025

  • Turunkan Konflik Hingga 60%, Joncik Muhammad Raih Penghargaan Prestisius di CNN Indonesia Award

    Turunkan Konflik Hingga 60%, Joncik Muhammad Raih Penghargaan Prestisius di CNN Indonesia Award



    JAKARTA, seputartv.com – Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional.

    Bupati Empat Lawang, Dr. H. JoncikMuhammad, S.Si., S.H., M.H., M.M., dianugerahi penghargaan prestisius kategori “Excellence inRural Public Order Empowerment” pada malam puncak CNN Indonesia Awards 2025.

    Penghargaan ini diserahkan dalam sebuah seremoni mewah di Grand Ballroom The Ritz-CarltonJakarta, Mega Kuningan, yang dihadiri oleh sejumlah petinggi negara, Bapak Zulkifli Hasansebagai Menteri Koordinator Bidang Pangan, Bapak Tito Karnavian sebagai Menteri DalamNegeri, Bapak Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi, Bapak Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Edsebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Bapak Saifullah Yusuf sebagai MenteriSosial. Di lembaga penegak hukum terdapat Bapak ST. Burhanuddin sebagai Jaksa AgungRepublik Indonesia dan Bapak Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Kepolisian RepublikIndonesia. Selain itu, hadir pula Bapak Sultan Baktian Najamudin sebagai Ketua DewanPerwakilan Daerah (DPD) dan Bapak Utut Adianto sebagai Ketua Komisi I DPR RI (mewakili Ibu
    Puan).

    Terdapat pula perwakilan dari TNI, di mana Bapak Panglima TNI diwakili oleh Kapuspen,dan Bapak Sjafris Samsuddin diwakili oleh Bapak Frega (Kepala Biro Informasi PertahananSekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan). Terakhir, ada Bapak Pramono Anung yangmenjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, serta Keluarga Bpk. M. Hatta: Ibu Meutia, Ibu Gemala &Ibu Halida.

    Inovasi Revolusioner: Program POL PP DesaAnugerah ini menjadi pengakuan tertinggi atas keberhasilan dan dampak transformatif dariprogram inovatif yang digagas oleh Bupati Joncik Muhammad: POL PP Desa (Polisi PamongPraja Desa).
    Program ini dinilai revolusioner karena tidak hanya fokus pada penegakan aturan, tetapi jugapada pemberdayaan sosial dan kemanusiaan. Inti dari inovasi ini adalah mengubah wajahkeamanan desa dengan cara memberdayakan mantan pelaku premanisme di wilayah tersebut.

    “Kita tidak bisa membangun Empat Lawang dengan ketakutan. Kita bangun dengan keberanian,cinta, dan kepercayaan bahwa setiap manusia bisa berubah. Mereka bukan musuh, merekaadalah anak bangsa yang kembali pulang untuk menjaga rumahnya,” ujar Bupati Joncik
    Muhammad dalam wawancara usai menerima penghargaan.

    Dari “Zero to Hero”: Menurunkan Konflik Hingga 60%

    Melalui POL PP Desa, para mantan pelaku premanisme dan sumber keresahan sosial berhasilditransformasi menjadi kader-kader keamanan dan ketertiban desa (Kamtibmas) yang terlatihdan beretika. Mereka dibina secara berkelanjutan di 147 desa, diberikan pelatihan disiplin, etika,
    dan penanaman nilai-nilai Pancasila.

    Hasilnya sangat signifikan:
    – Angka konflik sosial dan pelanggaran ketertiban umum di Kabupaten Empat Lawang menurun
    hingga 60%.
    – Rasa aman dan kebersamaan warga desa meningkat drastis.

    Transformasi ini mengubah citra Kabupaten Empat Lawang—yang dahulu dikenal denganjulukan “Texas-nya Sumatera Selatan” karena tingkat kerawanan sosialnya—menjadi daerahyang dikenal sebagai MADANI (Makmur, Aman, Damai, Agamis, Nasional, dan Indah).

    Inspirasi Nasional Berbasis Empati
    CNN Indonesia secara khusus menyoroti Empat Lawang sebagai contoh nyata kepemimpinanvisioner di daerah pedesaan yang mampu mengubah potensi konflik menjadi kekuatan sosial.

    Pendekatan yang dilakukan adalah melalui empati, pendidikan moral, dan kemanusiaan alih-alih
    kekerasan.

    Keberhasilan program ini telah menjadi model yang diinspirasi oleh sejumlah pemerintahkabupaten/kota lain di Indonesia yang ingin mereplikasi pola pemberdayaan Pol PP Desa yanghumanis dan efektif.
    “Kita tidak sekadar menegakkan ketertiban, tetapi menumbuhkan harga diri masyarakat desa.Itulah makna sejati dari pembangunan yang berkeadilan,” tegas Bupati Joncik Muhammad.

    CNN Indonesia Awards 2025 mengusung tema “Kolaborasi & Harmoni Menggapai Asta Citauntuk Negeri,” dan penghargaan kepada Bupati Joncik Muhammad menjadi bukti bahwa daripelosok Sumatera Selatan, kilau perubahan nyata dapat menerangi dan menginspirasi seluruh
    Indonesia.(RED)

  • Danyon B Pelopor Satbrimob Polda Sumsel AKBP Andiyano Ikuti PKN2, Gagas Proyek Perubahan & Membuat Forum Kolaborasi BRONIS OBOR

    Danyon B Pelopor Satbrimob Polda Sumsel AKBP Andiyano Ikuti PKN2, Gagas Proyek Perubahan & Membuat Forum Kolaborasi BRONIS OBOR



    MURATARA, seputartv.com – Danyon B Pelopor Satbrimob Polda Sumsel AKBP Andiyano, SKM, MH, Mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) 2 Tahun 2025 Di Bandung, Jawa Barat.

    Dalam pelatihan tersebut, Andiyano menggagas Proyek Perubahan dengan membuat Forum Kolaborasi Lintas Sektoral BRONIS OBOR (Brimob Humanis & Kolaboratif).

    “Saya ikutnya di Pusdikmin Polri, Bandung Jawa Barat, Kemarin” Ujarnya saat di wawancarai redaksi seputartv.com via pesan singkat, Kamis 30/10/2025.



    Hal ini dilakukan dalam upaya memperkuat sinergi lintas sektor dan menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas)

    Ia juga menambahkan bahwa dirinya ingin forum ini menjadi wadah komunikasi dan koordinasi antara unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta media dalam menghadapi berbagai potensi konflik sosial maupun aksi unjuk rasa yang berpotensi mengganggu kepentingan umum, terutama penutupan jalan negara atau jalan nasional.

    Andiyano melanjutkan, bahwa pembentukan forum ini bukan hanya untuk memperkuat silaturahmi antar-stakeholder, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam membangun sistem deteksi dan pencegahan dini terhadap potensi konflik sosial di wilayah Muratara.

    “Forum ini penting bagi kita semua. Selain mempererat silaturahmi, forum ini menjadi wadah kajian dan telaah bersama dalam membahas konflik-konflik sosial, khususnya aksi unjuk rasa yang sering kali berpotensi menutup jalan negara atau jalan nasional. Dengan forum ini, kita dapat melakukan pencegahan sejak dini serta mempercepat pelaporan terhadap setiap dinamika Kamtibmas di lapangan,” ujar AKBP Andiyano., S.K.M., M.H..


    Beliau juga menambahkan bahwa semangat “BRONIS OBOR” (Brimob Humanis Kolaboratif) mencerminkan komitmen Brimob untuk hadir secara humanis, bekerja sama dengan seluruh unsur masyarakat dalam menjaga kedamaian dan stabilitas wilayah.

    “Kedepannya, forum Kolaborasi Lintas Sektoral ini diharapkan menjadi wadah strategis bagi seluruh pihak untuk saling berbagi informasi, melakukan analisis situasi, serta menyusun langkah-langkah taktis dalam menyelesaikan permasalahan sosial secara cepat, tepat, dan humanis,” Tutupnya.(RED)

  • Dewan Kopi Indonesia Sumsel Beri Penghargaan Kepada Bupati Empat Lawang: Penggerak Kopi Berkualitas

    Dewan Kopi Indonesia Sumsel Beri Penghargaan Kepada Bupati Empat Lawang: Penggerak Kopi Berkualitas



    EMPAT LAWANG, seputartv.com – Perhatian serius Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad terhadap pengembangan kopi lokal akhirnya berbuah manis. Ia dinobatkan sebagai Penggerak dan Pelopor Kopi Berkualitas oleh Dewan Kopi Indonesia (DEKOPI) Sumatera Selatan, berkat kontribusinya dalam menggerakkan ekonomi petani kopi dan meningkatkan mutu hasil produksi daerah.

    Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Kopi Indonesia Sumatera Selatan, M. Zain Ismed, dalam acara yang digelar di Ruang Rapat Bupati Empat Lawang, pada Rabu (29/10/2025).

    Acara penyerahan penghargaan turut dihadiri oleh Wakil Bupati Empat Lawang Arifa’i, Kepala Dinas Pertanian Hendra Lezi, sejumlah kepala dinas terkait, pimpinan PT Kendi Arindo Empat Lawang, serta perwakilan petani kopi dari berbagai kecamatan.

    Dalam sambutannya, M. Zain Ismed menjelaskan bahwa Kabupaten Empat Lawang merupakan salah satu daerah dengan potensi kopi terbesar di Sumatera Selatan. Ia menyebut, daerah ini memiliki luas kebun kopi mencapai 62.126 hektare, menempati posisi kedua setelah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) yang memiliki 89.050 hektare.

    “Dari data tahun 2024, perputaran ekonomi dari komoditas kopi di Kabupaten Empat Lawang mencapai Rp3,5 triliun. Nilai yang sangat besar ini menunjukkan betapa kuatnya kontribusi sektor kopi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkap Zain Ismed.

    Ia menambahkan, penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan Bupati Joncik Muhammad yang dinilai mampu menggerakkan sektor pertanian dan memberdayakan petani kopi secara berkelanjutan.

    “Bupati Joncik telah menunjukkan kepemimpinan yang kuat dalam membangun dan menggerakkan sektor kopi di Empat Lawang. Upaya beliau dalam mendukung petani, membangun kemitraan, dan menjaga kualitas produksi menjadi alasan utama Dewan Kopi Sumsel memberikan penghargaan ini,” ujarnya.

    Berkat kerja sama Dinas Pertanian dengan PT Kendi Arindo dan Dewa Kopi Sumsel, terus berupaya meningkatkan kapasitas petani diperkuat melalui pelatihan budidaya berstandar Good Agriculture Practice (GAP) serta pengembangan keterampilan dalam pengelolaan pascapanen

    Sementara itu, Yondi, selaku Kepala Standarisasi PT Kendi Arindo Empat Lawang, juga menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan kepada Bupati. Ia menilai bahwa momentum ini menjadi awal baru untuk meningkatkan kesejahteraan para petani kopi di Empat Lawang.

    “Semoga penghargaan ini menjadi langkah awal agar para petani di Kabupaten Empat Lawang semakin maju dan mampu meningkatkan produksinya. Jika kita memberi bantuan finansial, mungkin hanya bertahan beberapa hari, tetapi jika kita memberikan ilmu yang bermanfaat, insyaallah akan diwariskan sampai ke generasi-generasi berikutnya,” tutur Yondi.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati H. Joncik Muhammad menyampaikan rasa terima kasih kepada Dewan Kopi Indonesia atas penghargaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan sektor kopi di Empat Lawang merupakan hasil kerja keras bersama antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan para petani.

    “Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh masyarakat Empat Lawang, terutama para petani kopi. Kami akan terus berkomitmen mengembangkan kopi Empat Lawang agar semakin dikenal dan memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Bupati Joncik.

    Dengan penghargaan tersebut, Kabupaten Empat Lawang semakin menegaskan diri sebagai salah satu sentra kopi unggulan di Sumatera Selatan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas, produktivitas, dan kesejahteraan petani demi kemajuan ekonomi masyarakat.(RDP)

  • Ikuti PKN II Tahun 2025, Pejabat Daerah Kabupaten Empat Lawang Usung Proyek Implementasi Perubahan

    Ikuti PKN II Tahun 2025, Pejabat Daerah Kabupaten Empat Lawang Usung Proyek Implementasi Perubahan



    SEPUTARTV.COM, Empat Lawang – aSetelah melalui tahapan beberapa agenda kepimpinan strategi yang terdiri atas materi smart governance, manajemen digital, kepemimpinan digital, kemimpinan kewirausahaan, organisasi pembelajar, isu strategi, strategi marketing dan public private partnership dan didukung materi lainnya.

    Akhirnya tanggal 28 Oktober 2025 Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II Angkatan XXI Tahun 2025 yang diadakan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Sumatera Selatan dibawah pimpinan Prof. DR H.M. Edwar Juliartha, S.Sos., MM berakhir sudah dengan ditutup oleh wakil Gubernur Sumatera Selatan H Cik Ujang.

    PKN tahap ini diikuti juga peserta dari Empat Lawang. Dalam implementasinya selama 8 minggu peserta mengusung proyek perubahan sesuai tugas pokok dan fungsi lembaga atau dinas peserta.

    Pauzan Khoiri, AP., MM, Sekretaris Daerah kabupaten Empat Lawang mengusung judul “Implementasi SIAK berbasis GIS Dalam Manajemen Data Toponimi Untuk Mendukung Ketahanan Ekonomi di Kabupaten Empat Lawang.” Hj Evi Ferilina Susanti, SE.,  MM, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan mengambil judul “Tranformasi Pencegahan Kebakaran Melalui Integritas dan Koloborasi Sistem Pencegahan Kebakaran Berbasis Edukasi Komunitas Andalan Menuju   Kabupaten Empat Lawang Madani jilid 2,” disingkat SIPEKA.

    Sementara Noperman Subhi, S.IP., M.Si Kepala Dinas Ketahanan Pangan Empat Lawang mengangkat “BAPANG ELMA BANG TAPA (Bank Pangan Empat Lawang Madani Membangun Kemantapan Pangan di Empat Lawang.” Sertifikat tanda kelulusan mereka diserah langsung oleh H Cik Ujang, Wakil Gubernur Sumatera Selatan didampingi perwakilan dari LAN RI dan Kepada Badan BPSDM.

    Pengumuman kelulusan dan peserta terbaik ikut disaksi oleh kepala daerah melalui organisasi Perangkat Daerah yang menangani pegawai daerah yang dihadi langsung dan pejabat di BPSDMD maupun undangan lainnya. Selesainya ujian dan telah mendapatkan sertifikat tidak berarti selesai begitu saja, BPSDM Sumatera Selatan berkewajiban memantai program tersebut kedepannya, khususnya sampai jangka pendek (1 tahun).

    Dengan dukungan dari stakeholder dan masyarakat yang bersentuhan secara langsung atau tidak langsung dengan ketahanan pangan atau pihak manapun  yang terkait dengan program BAPANG ELMA BANG TAPA berharap secepatnya mewujudkannya. Mereka bertiga mengucapkan terima kasih kepada H Joncik Muhammad yang telah merekomendasikan untuk mengikuti PKN II dan berkenan menjadi tempat konsultasi demi lancarnya implementasi proyek perubahan.

    Terima kasihpun disampai kepada Arifai SH, baik sebagai wakil bupati Empat Lawang maupun mentor. Kedepan mereka berharap kedepan banyak pejabat Eselon II yang dapat mengikuti PKN II, apalagi jika berani melalui jalur mandiri.(RTA)

  • Gaji Cepat Habis? Begini Cara Sederhana Mengatur Uang agar Tetap Aman hingga Akhir Bulan

    Gaji Cepat Habis? Begini Cara Sederhana Mengatur Uang agar Tetap Aman hingga Akhir Bulan



    SEPUTARTV.COM – Kamu pernah merasa gaji baru turun, tapi seminggu kemudian sudah entah ke mana?
    Padahal belum sempat beli hal penting, tapi saldo e-wallet sudah menipis. Tenang, kamu tidak sendirian.
    Hampir semua orang pernah melewati fase itu — fase di mana uang terasa cepat sekali menguap.

    Menurut survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2024, lebih dari 60 persen masyarakat Indonesia belum memiliki perencanaan keuangan pribadi yang teratur. Artinya, banyak orang yang bekerja keras tapi belum tahu cara mengelola penghasilan dengan bijak.


    Mulai dari Hal Sederhana

    Kabar baiknya, mengatur keuangan itu sebenarnya tidak harus ribet.
    Tidak perlu jadi ahli ekonomi, cukup mulai dari satu kebiasaan kecil: sadar setiap kali uang keluar.

    Coba mulai dari hal simpel: catat pengeluaran harian, meski cuma beli kopi Rp15 ribu.
    Pisahkan uang untuk kebutuhan, keinginan, dan tabungan.
    Dan yang paling penting — jangan terlalu keras sama diri sendiri.

    Menurut pakar keuangan pribadi, kunci stabilitas finansial bukan pada besarnya gaji, tapi pada kedisiplinan dan kesadaran setiap kali mengeluarkan uang.


    Nikmati Hidup, Tapi Tetap Bijak

    Hidup itu bukan cuma soal menabung, tapi juga menikmati hasil kerja kerasmu.
    Triknya adalah seimbang: tahu kapan hemat, kapan boleh “treat yourself” tanpa rasa bersalah.

    Orang sukses dalam keuangan bukan yang paling banyak uangnya, tapi yang paling tenang hidupnya.
    Mereka tahu arah uangnya ke mana, tidak panik setiap akhir bulan, dan bisa tidur nyenyak karena punya tabungan darurat.


    Konsisten Adalah Kunci

    Ingat, keuangan yang sehat itu bukan tentang siapa yang paling cepat kaya, tapi siapa yang paling sabar dan konsisten.
    Sedikit demi sedikit, asal rutin, hasilnya bisa luar biasa.

    Seperti menanam pohon — nggak langsung berbuah, tapi kalau dirawat, suatu hari kamu bisa berteduh di bawah rindangnya.

    Jadi mulai hari ini, jangan nunggu nanti.
    Ambil langkah kecil: simpan Rp10 ribu sehari, buat catatan pengeluaran, atau sekadar stop belanja impulsif.
    Karena di dunia finansial, yang menang bukan yang paling cepat, tapi yang paling tahan lama.

    Mengatur uang bukan sekadar soal angka, tapi tentang membangun kebiasaan yang membuat hidup lebih tenang.
    Tidak ada kata terlambat untuk mulai — cukup satu langkah kecil hari ini, demi dompet yang aman dan pikiran yang damai esok hari. (RED)