Bulan: Agustus 2025

  • Wako Ludi Dampingi Sekjen Kemhan RI, Tinjau Lokasi SMA Taruna Nusantara Pagaralam

    Wako Ludi Dampingi Sekjen Kemhan RI, Tinjau Lokasi SMA Taruna Nusantara Pagaralam

    PAGARALAM – Usai bersilaturahmi di Griya Wali Kota Pagar Alam, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo, didampingi Wali Kota Ludi Oliansyah, secara langsung meninjau lokasi pembangunan SMA Taruna Nusantara (TN) Pagar Alam, yang terletak di Jalan Bandara Atung Bungsu, Kelurahan Atung Bungsu, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagar Alam, pada Kamis siang (28/08/2025).

    Dalam kesempatan tersebut, Sekjen Kemhan RI Letjen TNI Tri Budi Utomo, menjelaskan bahwa pembangunan SMA Taruna Nusantara ini merupakan implementasi asta cita keempat Presiden H. Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang merata.

    “Ini merupakan SMA unggulan, oleh karena itu, bapak Presiden menginginkan agar semuanya tersebar di seluruh Indonesia, sehingga nanti sumber daya manusia yang diinginkan untuk mencapai Indonesia emas bisa terwujud,” ujar Sekjen Kemhan RI.

    “Seperti yang kita lihat bersama tadi, dengan daerah yang masih cukup luas, kanan dan kiri masih sepi, masih banyak perkebunan dan udaranya sejuk, sehingga jika digunakan sebagai tempat belajar cukup baik bagi siswa-siswi SMA Taruna Nusantara nantinya,” ungkap Sekjen Kemhan RI.

    Sementara, Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah mengatakan bahwa dengan kehadiran sekolah taruna nusantara ini nantinya, bisa menunjang kemajuan di kota Pagar Alam, seperti penyerapan lapangan pekerjaan, hadirnya titik perekonomian baru, upgrade akses transportasi udara, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Pagar Alam dan sekitarnya.

    “Sekolah ini merupakan satu-satunya yang didirikan di Sumatera, sehingga kami mengucapkan terimakasih atas bantuan bapak Menhan, persetujuan bapak Presiden dan dukungan dari bapak Gubernur, serta antusias dari masyarakat disini, yang hadir langsung sebagai bentuk dukungan dan berharap sekolah ini dapat segera dibangun,” pungkas Wali Kota. (RTA)

  • 5 Cara Sederhana Agar Tidak Mudah Lelah Saat Bekerja

    5 Cara Sederhana Agar Tidak Mudah Lelah Saat Bekerja

    SEPUTARTV – Rasa lelah saat bekerja sering bukan karena tugas yang terlalu berat, tapi karena kebiasaan kecil yang kurang tepat. Dengan mengubah beberapa rutinitas, energi bisa lebih terjaga sepanjang hari.

    1. 💧 Jangan Lupa Minum Air PutihKekurangan cairan membuat tubuh cepat lelah dan sulit fokus. Menurut penelitian dari Harvard Health, dehidrasi ringan saja bisa memengaruhi konsentrasi dan stamina kerja.

    2. ⏱️ Istirahat Mikro (Micro Break)Bekerja tanpa henti bikin otak jenuh. Sebuah studi di Journal of Applied Psychology menemukan bahwa istirahat singkat 3–5 menit dapat memulihkan energi mental lebih baik dibandingkan memaksakan diri bekerja terus-menerus.

    3. 🧘 Atur PernapasanSaat stres, napas cenderung pendek. Teknik pernapasan dalam (deep breathing) terbukti menurunkan ketegangan otot sekaligus meningkatkan fokus kerja.

    4. 🍎 Pilih Camilan yang TepatHindari terlalu banyak kopi atau camilan manis karena efeknya hanya sebentar. Ganti dengan buah, kacang, atau yoghurt yang lebih stabil untuk energi. Dilansir dari Mayo Clinic, makanan tinggi protein dan serat membantu menjaga energi lebih lama dibandingkan gula sederhana.

    5. 🪑 Perhatikan Posisi DudukPostur tubuh berpengaruh besar pada stamina. Duduk membungkuk membuat punggung cepat pegal. Studi ergonomi dari American Chiropractic Association menyebut bahwa posisi duduk yang salah dapat memicu kelelahan dan menurunkan produktivitas.

    ✨ Intinya: Jaga Ritme, Bukan Hanya KecepatanKerja keras memang penting, tapi menjaga ritme agar tubuh tidak cepat lelah jauh lebih bijak. Dengan energi yang terjaga, pekerjaan selesai lebih efektif tanpa harus memaksakan diri.

    👉 Kalau kamu kerja, biasanya lebih sering capek karena fisik atau karena pikiran yang penuh tekanan?

  • Adu Kambing, Tiga Remaja Tergeletak Bersimbah Darah

    Adu Kambing, Tiga Remaja Tergeletak Bersimbah Darah

    EMPAT LAWANG – Peristiwa Laka Lantas terjadi di wilayah Kecamatan Talang Padang pada Rabu malam (27/07/2025) sekitar pukul 19.30 WIB. Peristiwa ini melibatkan dua unit sepeda motor, yaitu satu sepeda motor Honda Beat Street dan satu unit Yamaha Jupiter.

    Kecelakaan ini terjadi di Jalan Lintas Desa Lampar Baru Kecamatan Talang Padang Kabupaten Empat Lawang.

    Menurut Plt. Kapolsek Talang Padang IPTU Riyanto, S.E., M.M., kecelakaan ini pertama kali diketahui setelah pihak kepolisian menerima informasi dari masyarakat sekitar yang langsung melaporkan kejadian tersebut kepada anggota piket Polsek Talang Padang.

    “Petugas yang terdiri dari Aipda Buston, Aipda Zulhandi, dan Briptu Dimas Hadi segera turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan langkah cepat dalam menangani situasi. Sesampainya di lokasi, anggota langsung melakukan pengecekan TKP, pengaturan arus lalu lintas, evakuasi kendaraan yang terlibat, serta menghubungi petugas Piket Laka Lantas guna penanganan lebih lanjut, ” katanya.

    Identitas pengendara dalam kecelakaan ini telah diketahui. Pengemudi sepeda motor Honda Beat Street adalah B remaja berusia sekitar 16 tahun, warga Desa Lampar Baru Kecamatan Talang Padang.

    Sementara itu, sepeda motor Yamaha Jupiter dikendarai oleh R, juga berusia sekitar 16 tahun, yang merupakan warga Desa Talang Durian, Kecamatan Talang Padang. Selain itu, terdapat satu korban lainnya, yaitu P remaja berusia 17 tahun asal Desa Talang Padang, Kecamatan Talang Padang.

    Meski belum dirinci secara lengkap mengenai kondisi korban, ketiganya merupakan remaja di bawah umur, sehingga penanganan medis dan pendampingan orang tua maupun pihak sekolah akan menjadi perhatian lanjutan dari pihak kepolisian dan instansi terkait.

    Kegiatan kepolisian yang cepat tanggap dalam menangani insiden ini diapresiasi oleh warga sekitar, karena berhasil mencegah terjadinya kemacetan maupun gangguan keamanan lalu lintas lebih lanjut di malam hari.

    Kapolsek Talang Padang mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih memperhatikan anak-anaknya yang belum memiliki kelayakan hukum untuk mengendarai kendaraan bermotor.Kecelakaan lalu lintas seperti ini dapat dicegah apabila seluruh pihak mematuhi aturan berlalu lintas serta memastikan keselamatan berkendara menjadi prioritas utama. (RDP)

  • Sembilan Ketua RT Di Palembang Di Periksa Kejari

    Sembilan Ketua RT Di Palembang Di Periksa Kejari

    PALEMBANG – Sebanyak sembilan ketua rumah tangga (RT) di Palembang, Sumatera Selatan, diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari). Pemeriksaan dilakukan terkait dugaan tindak pidana korupsi yang menyeret Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Palembang.Diketahui pemeriksaan dilakukan pada Rabu (27/8) dari pukul 09.00-11.00 WIB. Sembilan ketua RT yang diperiksa yakni di 2-3 Ulu Palembang.

    Para saksi yang dipanggil inisial I, LR, Z, M, KA, IC, TH dan S selaku Ketua RT di kelurahan 3-4 Ulu Kota Palembang, dan ⁠I selaku Ketua RT di Kelurahan 2 Ulu Kota Palembang.

    Kasubsi Kasi Inteljen Kejari Palembang Fahri Aditya membenarkan adanya pemeriksaan ini. Ia menegaskan bahwa seluruh Ketua RT yang hadir hari ini berstatus saksi.

    “Ya benar, usai lima saksi kemarin (Selasa) hari ini ada delapan saksi yang diperiksa, terkait dugaan korupsi yang terjadi di Dinas Perkimtan. Mereka kita mintai keterangan untuk memperkuat alat bukti,” katanya kepada wartawan, Rabu (27/8/2025).

    Fahri mengungkapkan, semua saksi masing-masing mendapat sekitar 10 hingga 15 pertanyaan dari penyidik.

    “Kasus ini dugaan korupsi yang diselidiki Kejari Palembang ini terkait dengan belanja bahan-bahan bangunan serta konstruksi rutin di lingkungan Waskim (Wasdal Pemukiman) Dinas Perkimtan Kota Palembang tahun anggaran 2024. Proyek dengan nilai kontrak lebih dari Rp 2,5 miliar tersebut diduga sarat penyimpangan,”ungkapnya.

    Diberikan sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang melakukan penggeledahan di dua kantor berbeda terkait korupsi di Dinas Perkimtan tahun 2024, dengan nilai kontrak mencapai lebih dari Rp 2,5 miliar.

    Diketahui korupsi yang dilakukan yakni belanja bahan-bahan bangunan dan konstruksi rutin Waskim Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Palembang Tahun Anggaran 2024.

    Kejari Palembang Hutamrin, mengatakan bahwa tim penyidik telah melakukan penggeledahan di dua lokasi berbeda pada Selasa (19/8/2025) malam.

    “Lokasi pertama yang digeledah adalah Kantor Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Palembang di Jalan Slamet Riyadi. Lokasi kedua adalah Kantor Dinas Sosial Kota Palembang di Jalan Merdeka,

    ” katanya kepada wartawan, Rabu (20/8/2025).Hutamrin mengungkapkan dua tempat tersebut, penyidik berhasil mengamankan sejumlah dokumen penting, barang bukti elektronik, dan bukti lain yang berkaitan dengan kegiatan pengadaan dimaksud. (RED)

  • Diduga Sakit Hati Tak Diberi Uang, Pria Ini tega Bakar Perabotan Rumah Orang Tuanya

    Diduga Sakit Hati Tak Diberi Uang, Pria Ini tega Bakar Perabotan Rumah Orang Tuanya

    LUBUK LINGGAU – Gara-gara tak diberi uang oleh ibunya seorang pemuda di Kota Lubuklinggau Sumsel nekat membakar perabotan rumah hingga berujung rumah orangtuanya nyaris hangus terbakar.Akibat ulahnya, pria bernama Dicky Ubai (28 tahun) warga Kelurahan Batu Urip Kecamatan Lubuklinggau Utara II itu dijebloskan ke penjara Polres Lubuklinggau oleh orang tuanya.

    Peristiwa pembakaran itu terjadi di rumah orang tuanya Jl. Flamboyan I Rt. 06 Kel. Air Kuti Kecamatan Lubuklinggau Timur I.Tersangka membakar perabotan rumah orang tuanya itu sebanyak dua kali pada hari Sabtu tanggal 09 Agustus 2025 di waktu pukul 03.00 Wib dan pukul 07.00 Wib.

    Beruntung saat tersangka membakar perabotan rumah orang tuanya itu cepat diketahui warga, sehingga api berhasil dipadamkan dengan cepat.

    Mirisnya, diduga tersangka sampai nekat melakukan aksi bakar perabot rumah ini karena kecanduan judol.Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau, AKP M Kurniawan Azwar menyampaikan tersangka dilaporkan ibunya Herianah seorang pensiunan guru.

    Ceritanya pada hari Sabtu tanggal 09 Agustus 2025 sekira pukul 20.30 Wib tersangka datang ke rumah ibunya (korban) di Jl. Flamboyan I Rt. 06 Kelurahan Air Kuti Kecamatan Lubuklinggau Timur I

    “Tersangka bermaksud ingin meminta uang sebesar Rp 240 ribu. Karena tersangka sudah sering membuat ibunya sakit hati dengan tingkah laku tersangka, akhirnya tidak diberi,” ungkap Kurniawan pada wartawan, Selasa (26/8/2025).

    Kurniawan menjelaskan, tersangka sering meminta uang tanpa alasan yang tidak jelas dan bila tidak diberi selalu mengancam, sehingga korban tidak memberikan uang kepada tersangka.

    Tersangka tidak terima dan langsung berkata “tingoke lah ma aku bakar rumah kamu” (lihatlah ma saya bakar rumah kamu), ujar Kurniawan menirukan ucapan tersangka pada korban.

    Karena takut terjadi sesuatu kemudian korban pergi dari rumah dan menumpang tidur di rumah tetangganya, dan sekira pukul 03.00 Wib korban diberitahu warga jika didalam rumahnya terdapat asap.

    Lalu, warga pergi untuk melihatnya dan melihat pakaian terbakar lalu dipadamkan, sedangkan korban tak berani pulang masih tetap berdiam diri dirumah tetangga, dan tersangka masih saja berada didalam rumah korban.

    “Hingga kemudian saat pagi harinya sekira jam 07.00 wib warga memberitahu ibu tersangka, bahwa dari dalam rumahnya terdapa asap yg lebih banyak, lalu korban dan warga pergi menuju kerumah korban untuk melihatnya,” ujarnya.

    Ternyata 3 buah springbed masih dalam keadaan terbakar sehingga korban dengan dibantu warga kemudian mematikan api yg membakar springbed, sedangkan tersangka sudah pergi dari rumah.

    Atas kejadian itu korban trauma dan terancam karena tersangka sering meminta uang dari korban dan apabila tidak diberikan selalu mengancam korban, dan kerugian yg dialami korban senilai Rp 10 Juta.

    Setelah Laporan Polisi diterima kemudian dilakukan pengecekan TKP dan melakukan pemeriksaan terhadap korban, kemudian pada hari Senin tgl 25 Agustus 2025 pukul 15.30 Wib didapatkan informasi jika tersangka sedang berada dirumahnya.

    Berdasarkan informasi itu, Tim Macan Linggau kemudian langsung melakukan upaya menangkap terhadap tersangka dirumahnya, namun tersangka sempat bersembunyi diatas plafon rumah. (RJ)