Bulan: Agustus 2025

  • Empat Ketua OSIS dari Lubuklinggau Terpilih dalam 100 Ketua OSIS Terbaik Nasional di Ajang ISLT 2025

    Empat Ketua OSIS dari Lubuklinggau Terpilih dalam 100 Ketua OSIS Terbaik Nasional di Ajang ISLT 2025

    LUBUKLINGGAU – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh para pelajar Kota Lubuklinggau. Sebanyak empat Ketua OSIS dari sekolah-sekolah unggulan di Lubuklinggau berhasil terpilih sebagai bagian dari 100 Ketua OSIS terbaik se-Indonesia yang akan mengikuti kegiatan Indonesian Student Leadership Training (ISLT) 2025. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada 11–17 Agustus 2025 di Padang dan Bukittinggi, Sumatera Barat.

    Ketua OSIS Terpilih:

    1. Erik Wevi Ardiansah (SMA Negeri 8 Kota Lubuklinggau)
    2. M. Fadil Al-Kautsar (SMA Negeri 1 Kota Lubuklinggau)
    3. Aril Reza Mahendra (MAN 2 Kota Lubuklinggau)
    4. Dwi Titian Kasih (SMA Negeri 9 Kota Lubuklinggau)

    Keempat siswa inspiratif ini tergabung dalam Forum OSIS Daerah Kota Lubuklinggau (FOSDA) dan telah menunjukkan dedikasi serta kepemimpinan yang luar biasa baik di tingkat sekolah maupun daerah.

    Tidak hanya di tingkat nasional, prestasi mereka juga telah terlihat sejak tingkat provinsi. Tiga dari empat ketua OSIS ini sebelumnya telah terpilih sebagai 100 Ketua OSIS terbaik se-Sumatera Selatan dalam ajang Student Council Leadership Camp of South Sumatra (SCLCSS).


    Lebih membanggakan lagi, salah satu di antaranya, Erik Wevi Ardiansah, berhasil meraih posisi 5 besar terbaik dalam kegiatan SCLCSS tersebut.

    Mewakili Lubuklinggau di Ajang Nasional

    Partisipasi mereka dalam ISLT 2025 menjadi bukti bahwa para pelajar Kota Lubuklinggau memiliki potensi besar dalam bidang kepemimpinan dan pengembangan diri. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penguatan karakter dan peningkatan kapasitas kepemimpinan, tetapi juga sarana memperluas jejaring nasional antar pelajar dari seluruh Indonesia. (RV)

  • Tim Gabungan Polsek dan Redkar Berhasil Padamkan Karhutla

    Tim Gabungan Polsek dan Redkar Berhasil Padamkan Karhutla

    LUBUK LINGGAU – Tim gabungan dari Polsek Lubuk Linggau Utara I bersama Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Kelurahan Belalau II berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah tersebut pada Jumat, 1 Agustus 2025. Kebakaran yang melanda area semak belukar dan ilalang kering seluas kurang lebih satu hektare ini berhasil dikendalikan setelah dilakukan upaya pemadaman secara intensif.

    Peristiwa ini bermula dari deteksi titik panas (hotspot) di wilayah Kelurahan Belalau II, Kecamatan Lubuk Linggau Utara II, pada pukul 09.00 WIB. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Lubuk Linggau Utara I bersama relawan Redkar segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

    Setibanya di lokasi, tim mendapati api telah menjalar cukup luas. Dengan peralatan sederhana dan kondisi medan yang cukup sulit, petugas melakukan pemadaman secara manual menggunakan gepyokan, semprotan air, dan alat pemadam darurat lainnya.

    “Kami menghadapi tantangan besar di lapangan, terutama karena minimnya sarana pemadaman modern. Namun, berkat kerja sama dan semangat gotong royong, api berhasil dikendalikan,” ujar Kapolsek Lubuk Linggau Utara I, Iptu Sumardi Candra, saat memberikan keterangan.

    Proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam di bawah cuaca panas terik dan disertai asap tebal. Meskipun sumber penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, tim memastikan bahwa api pokok telah berhasil dipadamkan dan saat ini dilakukan pendinginan serta pemantauan lanjutan untuk mencegah api kembali menyala.

    Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi, melalui Kapolsek Lubuk Linggau Utara I, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang ditunjukkan oleh aparat kepolisian dan unsur masyarakat, khususnya Redkar.

    “Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, terutama di musim kemarau seperti sekarang. Potensi Karhutla sangat tinggi dan dapat menimbulkan kerugian besar, baik bagi lingkungan maupun keselamatan warga,” tegasnya.

    Pemerintah dan aparat keamanan terus mengintensifkan pengawasan dan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya Karhutla serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan secara kolektif. Keberhasilan pemadaman ini menjadi bukti kuat bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci dalam menghadapi situasi darurat kebakaran di daerah. (RV)

  • Pelaku Curanmor Lintas Kabupaten Dibekuk Petugas

    Pelaku Curanmor Lintas Kabupaten Dibekuk Petugas

    PALEMBANG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas kejahatan jalanan.Tim Punisher Unit IV Subdit III Jatanras Polda Sumsel berhasil menangkap seorang pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Saripudin alias Dul (38), warga Desa Gunung Jati, Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur.

    “Pelaku diamankan pada Jumat (1/8/2025) sekitar pukul 04.30 WIB, setelah dilakukan penyelidikan mendalam berdasarkan laporan dan informasi masyarakat,” ungkap Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, dalam keterangannya di Mapolda Sumsel.

    Tersangka ditangkap oleh tim yang dipimpin Kanit IV AKP Taufik Ismail, S.H., M.H. bersama Panit Opsnal IPDA Ahmad Kurniawan, S.H. dan anggota Unit Opsnal IV Subdit Jatanras. Saat akan ditangkap, tersangka sempat melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri, namun berhasil dilumpuhkan dan diamankan petugas.

    Pengungkapan ini berawal dari laporan polisi oleh YP. Nainggolan (22), warga Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, yang kehilangan sepeda motor Honda Vario merah BG-3238-JBP saat diparkir di teras rumah temannya pada 28 April 2025. Kerugian ditaksir mencapai Rp15 juta.

    Kepada penyidik, tersangka mengakui telah melakukan pencurian serupa di sejumlah wilayah hukum Polda Sumsel. Berdasarkan pendalaman, Saripudin teridentifikasi sebagai pelaku dalam beberapa laporan polisi.

    Barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku yaitu satu unit sepeda motor Honda Vario milik korban dan tiga unit sepeda motor lainnya yang masih dalam proses identifikasi.

    Dirreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Johannes Bangun menyatakan bahwa kasus ini masih terus dikembangkan.

    “Tim masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku lain. Tersangka ini tergolong residivis dan diduga berperan dalam jaringan pencurian lintas kabupaten/kota,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Dirreskrimum menambahkan bahwa pihaknya telah mengantongi beberapa identitas pelaku lain dan tengah melakukan pengejaran.

    “Kami tegaskan, Polda Sumsel tidak memberi ruang bagi pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat. Kami akan kejar hingga tuntas,” tegas Kombes Pol Johannes Bangun.

    Kabid Humas juga menambahkan bahwa Polda Sumsel terus mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan segala bentuk tindak kriminalitas dan selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan lingkungan. (RAS)

  • Ngamuk Dan Resahkan Warga, ODGJ Diamankan Petugas

    Ngamuk Dan Resahkan Warga, ODGJ Diamankan Petugas

    LUBUK LINGGAU – Tanggap terhadap laporan masyarakat, tim gabungan dari Polsek Lubuk Linggau Utara I dan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Lubuk Linggau berhasil mengamankan seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang meresahkan warga di Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Lubuk Linggau Utara I, pada Jumat (1 Agustus 2025).

    Peristiwa bermula dari laporan warga RT. 04 yang menyebutkan bahwa seorang pria berinisial JK (42) mengamuk dan sempat memukuli warga. Mendapatkan informasi tersebut, personel Polsek Lubuk Linggau Utara I yang dipimpin oleh Kapolsek Iptu Sumardi Candra bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Sumber Agung Aipda Supriono langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan awal dan memantau situasi.

    Mengingat perlunya penanganan profesional terhadap ODGJ, pihak Polsek segera melakukan koordinasi dengan Sat Pol PP Kota Lubuk Linggau. Tim Sat Pol PP yang dipimpin oleh Kasat Pol PP Bapak Fakhrizal Raharja bersama 15 personel kemudian menyusul ke lokasi.

    Dengan pendekatan persuasif dan humanis, tim gabungan berhasil menenangkan serta mengamankan JK tanpa insiden. Dalam proses ini, Polsek Lubuk Linggau Utara I berperan dalam pengamanan area dan memastikan warga sekitar tidak mendekat, sehingga evakuasi berjalan lancar dan kondusif.

    “Benar, kami menerima laporan dari masyarakat dan langsung melakukan penanganan sesuai prosedur. Dalam kasus ODGJ, kami selalu bekerja sama dengan instansi terkait seperti Sat Pol PP,” ujar Kapolsek Iptu Sumardi Candra, mewakili Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi.

    Ia juga menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam melaporkan kejadian, serta kerja sama yang baik antara instansi dalam menjaga keamanan lingkungan.

    Setelah berhasil diamankan, JK langsung dibawa ke Dinas Sosial Kota Lubuk Linggau untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur penanganan ODGJ yang berlaku.

    Kegiatan ini menjadi contoh sinergi antar instansi pemerintah dalam merespons permasalahan sosial secara cepat, profesional, dan manusiawi, demi menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat. (RV)