Bulan: Juli 2025

  • Diduga Gelapkan Motor, ASN Pengadilan Agama Diamankan Polisi

    Diduga Gelapkan Motor, ASN Pengadilan Agama Diamankan Polisi

    LUBUKLINGGAU – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di lingkungan Pengadilan Agama Kota Lubuklinggau berinisial S (48), warga Perumnas Griya Pasar Ikan, Kelurahan Simpang Priuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, harus berurusan dengan hukum. Ia diamankan pihak kepolisian karena diduga melakukan penggelapan sepeda motor milik rekan kerjanya sendiri.

    Korban dalam kasus ini adalah Herliansyah (37), seorang pegawai honorer yang berdomisili di Jalan Kali Kesik, Perumnas Green Garden Residence 3, RT 02, Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

    Kapolsek Lubuklinggau Timur I, AKP Rodiman, menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi pada Selasa, 20 Mei 2025, sekitar pukul 12.30 WIB, di area parkir kantor Pengadilan Agama Lubuklinggau, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Air Kuti.

    “Pelaku meminjam sepeda motor milik korban, sebuah Honda Revo dengan nomor polisi BD 5796 AW, dengan alasan hendak pergi ke kantor Taspen. Karena merasa percaya, korban pun memberikan kunci motornya,” jelas AKP Rodiman, Rabu (23/7/2025).

    Korban sempat diyakinkan oleh pelaku bahwa motor akan dikembalikan sore hari. Namun hingga malam, kendaraan tersebut tak kunjung kembali. Keesokan harinya, korban bersama rekannya Mursyid mendatangi rumah pelaku di Simpang Priuk, tetapi pelaku S tidak berada di rumah. Istrinya mengatakan bahwa Sabri belum pulang.

    Tak menyerah, pada Sabtu, 24 Mei 2025 pukul 09.00 WIB, korban kembali mendatangi rumah Sabri, kali ini bersama rekannya yang lain, Tarmizi. Saat bertemu langsung, Sabri berdalih bahwa motor milik Herliansyah ada di kantor polisi dan akan dikembalikan pada pukul 17.00 WIB.

    Namun hingga waktu yang dijanjikan, sepeda motor tersebut tetap tidak dikembalikan. Merasa dirugikan dan dibohongi, korban akhirnya melaporkan peristiwa ini ke pihak berwajib.

    “Pelaku akhirnya berhasil diamankan dan kini sudah ditahan di Mapolsek Lubuklinggau Timur I untuk proses hukum lebih lanjut,” tegas AKP Rodiman.

    Kasus ini menjadi peringatan bahwa kepercayaan bisa berujung petaka jika disalahgunakan, terlebih lagi dilakukan oleh sesama rekan kerja. (Red)

  • Lawan Petugas Dengan Parang,  Pencuri Sawit Di Dor

    Lawan Petugas Dengan Parang, Pencuri Sawit Di Dor

    MURATARA – Diduga melakukan perlawanan dan pengancaman kepada  Petugas Patroli Dialogis Brimob, sehinggah pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan  tindakan tegas terukur untuk melumpuhkan pelaku.

    Diduga pelaku yakni inisial SU ia terpaksa di tembak karena sebelumnya kepergok mencuri buah kelapa sawit milik PT Agro Muara Rupit (AMR) . Kejadian berlangsung di perkebunan PT AMR di Desa Remban, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) pada Selasa (22/7/2025), sekira pukul 17.30 wib

    Akibat pelaku terkena tembakan dengan mengenai paha bagian kiri. Dan diduga pelaku dibawa ke RSUD Muara Rupit oleh keluarganya dan mendapatkan perawatan intensif.

    Dari tangan pelaku diamankan satu unit mobil Suzuki APV warna hitam dengan nopol B 1546 OLR berikut buah sawit hasil di curian yang disita PT AMR

    Saat dikonfirmasi awak media Komandan Batalyon B Pelopor, AKBP Andiyano, S.K.M., M.H. melalui Kanit Intel Aipda Mey membenarkan adanya kejadian tersebut.

    “Bahwa untuk Bripda SU dan Bripda RA merupakan anggotanya yang bertugas sebagai Petugas Patroli Dialogis di PT AMR” Ucap Aipda Mey, Rabu (23/7/2025)

    Dikatakannya petugas Patroli Dialogis Brimob terpaksa melakukan penembakan terhadap diduga pelaku pencurian yakni inisial SU. Karena saat kejadian diduga pelaku dengan membawa sebilah parang kemudian secara membabi buta mengejar dan hendak menyerang petugas inisial Bripda RA.

    Sehingga Bripda RA mengeluarkan tembakan peringatan ke atas sebanyak satu kali dengan menggunakan Amunisi Hampa. Lantas pelaku kembali masuk ke mobil dengan mengucapkan kata-kata “Payolah kalo kito nak setembakan”.

    Tidak berapa lama pelaku kembali keluar dari mobil dan mengejar Tim patroli sembari mengayun-ayunkan sebilah parang. Kemudian dengan jarak kurang lebih 5 meter Bripda JA dan Bripda RA terpaksa melepaskan tembakan terbidik  ke arah bawah pinggang dengan menggunakan Amunisi Karet kepada pelaku dan mengenai paha kiri atas, dengan pertimbangan dapat mengancam nyawa mereka. Setelah mendapat tembakan tersebut pelaku lantas melarikan diri dan meninggalkan mobilnya

    Dijelaskan Aipda Mey, kejadian pencurian dilakukan pelaku inisial SU pada Selasa (22/7/2025) sekira pukul 15.00 wib FC security Niko dan TL Deri berikut personil Patroli Dialogis Brimob inisial Bripda JA dan Bharaka BE melaksanakan Patroli di Blok D25. Setelah sampai di Blok D25 di daerah Rompok Basah kering Personil Brimob dan Security melaksanakan SOC.

    Sekira pukul 17.30 wib didapati satu unit mobil Apv berwarna hitam yang putar balik saat akan berpapasan dengan Tim Patroli. Karena merasa curiga dengan mobil tersebut Tim patroli memutuskan untuk mengejar mobil Apv tersebut.

    “Pada saat sedang mengejar mobil tersebut, Bripda JA menghubungi Bripda RA yang berada di Mess untuk back up membantu mengejar mobil tersebut”. Ungkapnya

    Setelah mendapat kabar tersebut Bripda RA  meluncur ke lokasi. Sekira pukul 18.00 wib Bripda RA dan Bripda JA berhasil menghadang dan menghentikan mobil yang dicurigai tersebut.

    Kemudian dari dalam mobil tersebut keluar seorang laki-laki dewasa yang di ketahui namanya inisial SU  dengan membawa sebilah parang kemudian secara membabi buta mengejar dan hendak menyerang Bripda RA.

    “Sehingga Bripda RA mengeluarkan tembakan peringatan ke atas sebanyak satu kali dengan menggunakan Amunisi Hampa”. Ucapnya

    Namun pelaku tetap melawan sehinggah terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan peluru karet dengan mengenai paha bagian kiri.

    Setelah mendapat tembakan tersebut pelaku lantas melarikan diri dan meninggalkan mobilnya. Karena hari mulai gelap dan tidak ada penerangan sama sekali sehingga Tim Patroli kehilangan jejak pelaku dan pelaku tidak dapat diamankan.

    “Sekira pukul 20.00 wib Tim patroli membawa mobil Pelaku (Terduga Pelaku Pencurian) yang berisikan buah sawit tersebut untuk diamankan di Mess PT. AMR”. Tambahnya

    Lanjutnya, sekira Pukul 21.00 wib diketahui terduga pelaku dibawa ke RSUD Muara Rupit oleh keluarganya dan mendapatkan perawatan intensif di ruang IGD RSUD Muara Rupit dikarenakan akibat luka dari tembakan yang menggunakan Amunisi karet mengenai paha kiri atas.

    “Sekira pukul 21.30 wib Personil Brimob dan Pihak PT berangkat ke Polres Muratara untuk membuat Laporan Polisi atas kejadian tersebut”. Ucapnya lagi

    Sekira pukul 22.00 wib terpantau oleh Personel Inteligen Brimob adanya massa dari Desa Kertasari yang berkumpul (lebih kurang 60 org) dengan maksud mendatangi TKP untuk mencari pelaku penembakan Warga mereka, dengan menggunakan 4 kendaraan Minibus dan membawa senjata tajam (parang, golok). Massa mengira terduga pelaku mati akibat ditembak oleh Personel Brimob.

    Sesampainya di TKP massa sempat melempari Mes Pegawai PT dan menanyakan kepada Pegawai PT keberadaan Org yg melakukan penembakan dengan nada mengancam dan menggunakan senjata tajam. Massa juga melakukan pelemparan batu/kayu ke Mes Pegawai PT.

    Personel dari Polres dibantu Intel Brimob melakukan mediasi kepada massa dan menjelaskan bahwa Terduga Pencurian telah melakukan pencurian buah sawit PT  dan tertangkap tangan oleh Petugas Patroli, namun Pelaku melawan menggunakan senjata tajam yg mengancam nyawa Petugas dan dilakukan tindakan tegas terukur untuk melumpuhkan Pelaku.

    “Setelah mendengarkan penjelasan tersebut Massa mulai mengerti dan dihimbau untuk membubarkan diri. Kemudian Massa kembali ke Desa mereka setelah mendapatkan penjelasan dari Petugas Polres Muratara”. (Red)

  • 15 Warga Di Empat Lawang Terjangkit HIV, 1 Diantaranya Balita

    15 Warga Di Empat Lawang Terjangkit HIV, 1 Diantaranya Balita

    EMPAT LAWANG – Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang kembali merilis data terbaru soal kasus HIV di wilayahnya. Hingga pertengahan 2025 ini, tercatat 15 warga terkonfirmasi mengidap virus HIV.

    Informasi ini disampaikan langsung oleh Kiki Nurhayati, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Empat Lawang, pada Selasa (22/7/2025).

    “Untuk tahun ini, kita catat ada 15 kasus. Terdiri dari tujuh laki-laki dan delapan perempuan,” jelas Kiki saat ditemui.
    Yang cukup mengkhawatirkan, sebagian besar pasien masih berada di usia produktif. Mulai dari usia awal 20-an sampai mendekati 50 tahun. Bahkan, satu di antaranya masih balita berusia dua tahun.

    Meski begitu, ada sedikit kabar baik. Dibandingkan tahun lalu yang mencatat 18 kasus, tahun ini ada penurunan tiga kasus. Tapi, penurunan itu belum tentu murni karena perbaikan kondisi.

    “Beberapa pasien ada yang putus kontak. Artinya, kita kehilangan jejak untuk melakukan tindak lanjut. Jadi ya belum tentu benar-benar membaik,” tambah Kiki.

    Kiki menyebut pergaulan bebas atau seks bebas jadi faktor dominan penularan HIV di Empat Lawang. Saat ini, para pasien yang terdata masih rutin menjalani pengobatan dan kontrol kesehatan secara berkala di fasilitas kesehatan yang disediakan.
    Dinkes pun terus mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi dan seks aman. Karena, pencegahan tetap lebih mudah daripada pengobatan yang harus dijalani seumur hidup. (Red)

  • Didit Armansyah Resmi Nahkodai KONI Lubuklinggau 2025–2029, Target Masuk Tiga Besar Porprov Muba

    Didit Armansyah Resmi Nahkodai KONI Lubuklinggau 2025–2029, Target Masuk Tiga Besar Porprov Muba

    LUBUKLINGGAU – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Lubuklinggau masa bakti 2025–2029 resmi dilantik pada Selasa (22/7/2025) di Gedung Kesenian Kota Lubuklinggau.

    Pelantikan ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) dan pengibaran bendera petaka KONI oleh Ketua Harian KONI Provinsi Sumatera Selatan, H.M. Alinda Pati Gantada, yang hadir bersama jajaran.Didit Armansyah dipercaya memimpin KONI Lubuklinggau sebagai Ketua Umum. Ia didampingi Caroline Anwar sebagai Bendahara dan Ilham Palesta sebagai Sekretaris, bersama 105 pengurus lainnya yang membidangi berbagai cabang olahraga (cabor) di Kota Lubuklinggau.

    Dalam sambutannya, Didit menegaskan komitmennya untuk membawa semangat kolaboratif demi mewujudkan visi Linggau Juara. Fokus utama kepengurusan baru saat ini adalah mempersiapkan atlet-atlet asli Lubuklinggau untuk berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025 yang akan digelar Oktober mendatang di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Ia menargetkan minimal posisi tiga besar dalam klasemen akhir.“Ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi tentang harga diri dan semangat daerah. Kita ingin atlet-atlet Lubuklinggau mampu bersaing dan berprestasi di level provinsi bahkan nasional,” ujar Didit.

    Ketua Harian KONI Sumsel dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini adalah amanah besar. Ia menekankan pentingnya peran KONI dalam mendukung pembangunan daerah melalui pembinaan olahraga prestasi. Terlebih, waktu persiapan menuju Porprov tinggal 100 hari.Sementara itu, Wakil Wali Kota Lubuklinggau, H. Rustam Efendi, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan harapannya agar KONI dapat menjadi motor penggerak kemajuan olahraga dan berkontribusi aktif dalam pembangunan SDM unggul melalui jalur olahraga.

    Hadir dalam pelantikan tersebut:Kapolres Lubuklinggau, AKBP Adithia Bagus ArjunadiAnggota DPRD Kota LubuklinggauPerwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora)Ketua serta pengurus cabang olahraga se-Kota LubuklinggauDengan kepengurusan baru, semangat baru, dan strategi yang terarah, KONI Kota Lubuklinggau diharapkan mampu membawa prestasi olahraga lokal ke tingkat yang lebih tinggi. (RV)

  • 20 Hektar Kebon Sawit Di Empat Lawang Dilalap Sijago Merah

    20 Hektar Kebon Sawit Di Empat Lawang Dilalap Sijago Merah

    EMPAT LAWANG – Kebakaran hebat kembali melanda wilayah Sumatera Selatan, kali ini terjadi di kawasan perkebunan sawit milik warga Desa Pancurmas Unit Jaya, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, pada Sabtu (20/7/2025).Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 20 hektare lahan sawit siap panen, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp2,4 miliar.

    Menurut informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang, kebakaran dipicu oleh cuaca panas ekstrem yang disertai angin kencang, membuat api cepat menyebar ke area lahan yang kering dan mudah terbakar.“Api menyebar sangat cepat karena angin bertiup kencang dan kondisi lahan yang kering akibat cuaca panas,” ujar Kalaksa.

    BPBD Empat Lawang, Indera Lezi, melalui Kabid RR Harry Pratama, yang memimpin langsung operasi pemadaman di lokasi.Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Empat Lawang bersama jajaran seperti Kabid Kedaruratan, Kabid Pencegahan, dan Kasi Rehabilitasi BPBD, bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Namun, akses medan yang curam membuat armada tangki air tidak dapat menjangkau titik kebakaran.

    Sebagai alternatif, tim menggunakan peralatan manual dan metode pemadaman konvensional untuk memadamkan api. Hingga malam hari, api berhasil dikendalikan meski belum padam sepenuhnya.

    Pihak BPBD mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam kondisi musim kemarau panjang yang tengah melanda sejumlah daerah di Sumatera Selatan. (Red)